2017, My Birthday My Transition

00.00

NOTE: Btw ini harusnya aku post tanggal 6 Februari tahun lalu astaga. Aku kelupaan nyimpen di draf belum ke publish. HaHa
Ya niatnya buat motivasi diri aja sih nulis seperti ini. Semoga dapat saling memberi pelajaran dan menebar semangat!~

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- 

Haii,
Balik lagi gue disini.
Setelah rasanya lama banget ga sih gue nggak nulis blog ini.

Yaaa,
Semester 3 berlalu dengan cepat. Nilai udah keluar dan gue masih sangat bersyukur karna nggak lebih buruk dari semester lalu.

Gue masih nunggu jadwal KRS disini. Menghabiskan waktu dengan kesia-siaan. Glelar gleler di Kasur. Nonton drama. Nonton film. Dan gue nggak berada jauh sekali dari kata produktif.

Abis ujian kemaren gue sebenernya ada trip kecil-kecilan ke Jateng. Gue pergi ke Purbalingga dan berakhir di Jogja. Ya, Jogja. Lagi. Nggak ada plan kesana, seriously. Tapi gue kehabisan tiket buat balik. Ke Surabaya, Malang, Tulungagung. Semuanya sold out. Maklum hari itu emang weekend sih. Dan gue juga nggak berencana apa-apa buat balik pada tanggal itu. Singkat cerita gue sebenernya pengen  banget buat mampir ke Solo atau Semarang. Gue sangat penasaran dengan kota Semarang. Nggak tau kenapa. Dan, ya, gue nggak punya temen yang kuliah disana. Dan di Solo, temen gue lagi ada event kampus yang harus nginep selama kurang lebih empat hari. So, gue memilih Jogja.


No plan. Sendirian, meskipun emang sering sih gue travelling kemana-mana sendirian. Gue juga nggak bawa duit banyak-banyak. Seriusan. Gue bahkan cuma bawa duit nggak nyampe 200 ribu kesana. Gue sebenernya emang nggak niat buat main-main ke tempat yang mengharuskan buat bawa duit banyak sih. Cuma ke alun-alun kidul ngobrol sama temen gue sampe larut malem, pagiya ke Sunday Morning UGM, terus besoknya gue ke Tebing Breksi, belanja titipan kakak gue ke Pasar Bringharjo dan campus tour di UGM sampe abis maghrib. Besok paginya gue balik pagi jam setengah 8 naek Malioboro Express.
Melakukan sesuatu dengan spontan bisa aja menyenangkan. Well, mungkin karna melakukan sesuatu dengan spontan banyak melibatkan hati bukan pikiran. Mungkin karna kita fokus pada pengalamannya dan rasanya bukan karna hasilnya.
Sekali-kali emang butuh kok loncat dulu, mikir belakangan!

Cerita di Purbalingga? Nggak menarik banget sih. Tapi gue seneng. Banget. Bisa ketemu ponakan-ponakan gue. Dua cowok keren gue yang sangat gemesin. Kadang gue berfikir bagaimana mereka bisa tumbuh dewasa nantinya. Tetep keren? Pasti. Disukai banyak cewek? Yakin. Dan gue berfikir bagaimana kalo gue bisa di posisi seperti yang kakak gue sedang lakukan. Menjadi seoraang ibu. Kayaknya berat nggak sih? Haha

So, hari ini tepat hari ulang tahun gue.
Kepala dua.
20 tahun.
Really???
Gue udah setua itu ya? Haha
Gue bahkan kadang masih ingat gimana gue bisa eek di celana waktu TK. Atau gue yang nagisin banget kematian Goldy, ikan peliharaan gue tersayang. Lari-larian main kasti jaman SD. Jaman menghadapi cinta labil ala-ala ABG. Dan semua itu berlalu gitu aja.

Gue pernah denger kutipan di salah satu drama yang pernah gue lihat.
Katanya angka 9 itu angka yang sangat krusial bagi kehidupan manusia. Jika kamu ada di umur yang mengandung angka itu, akan banyak hal penting yang bakal kamu alami.
9 tahun, 19 tahun, 29 tahun, 39 tahun, 49 tahun, seterusnya sampai kamu nggak ketemu angka itu lagi.

Dan gue sangat syok ketika menghitung mundur apa yang terjadi sama gue diumur gue ke 9 tahun. Tepat pada tahun 2006. Nggak ada yang gue inget. Sama sekali. Gue Cuma inget kalo itu adalah tahun kakung gue meninggal. Itukah krisis yang gue alami waktu itu?
Dan ditahun ini? Selama gue berumur 19 tahun? Aku tidak merasa ada hal krusial yang terjadi pada gue. Alhamdulillah. Gue bersyukur mungkin nggak ada, atau gue yang nggak merasa kalo hal itu terjadi. Haha.

So,
Disini gue bakalan sedikit berjanji untuk bakal nulis blog ini saat gue ulang tahun.
Dan juga saat tahun baru.
Oke, setidaknya ada 2 tanggal penting dalam setahun gue ngisi blog ini, kalo misal gue bakal males banget nulis lho. Haha.

Dann,
Ulang tahun ya?
Nothing special. Even someone, or something.
Kalo menurut ramalan gue bakal ketemu cowok baru dan PDKT sama dia lhoo. Haha
Gue emang suka banget baca ramalan btw.
Tapi gue nggak percaya 100% kok.
Gue kadang jadiin mereka acuan positif supaya gue ada pegangan kalo gue mau lari kenceng ngejar suatu tujuan. Biar gue ada yang megang kalo misal mau jatuh.
Karna gue sadar,
gue nggak cukup kuat untuk sendirian.


You Might Also Like

0 komentar

2017, My Birthday My Transition

NOTE: Btw ini harusnya aku post tanggal 6 Februari tahun lalu astaga. Aku kelupaan nyimpen di draf belum ke publish. HaHa
Ya niatnya buat motivasi diri aja sih nulis seperti ini. Semoga dapat saling memberi pelajaran dan menebar semangat!~

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- 

Haii,
Balik lagi gue disini.
Setelah rasanya lama banget ga sih gue nggak nulis blog ini.

Yaaa,
Semester 3 berlalu dengan cepat. Nilai udah keluar dan gue masih sangat bersyukur karna nggak lebih buruk dari semester lalu.

Gue masih nunggu jadwal KRS disini. Menghabiskan waktu dengan kesia-siaan. Glelar gleler di Kasur. Nonton drama. Nonton film. Dan gue nggak berada jauh sekali dari kata produktif.

Abis ujian kemaren gue sebenernya ada trip kecil-kecilan ke Jateng. Gue pergi ke Purbalingga dan berakhir di Jogja. Ya, Jogja. Lagi. Nggak ada plan kesana, seriously. Tapi gue kehabisan tiket buat balik. Ke Surabaya, Malang, Tulungagung. Semuanya sold out. Maklum hari itu emang weekend sih. Dan gue juga nggak berencana apa-apa buat balik pada tanggal itu. Singkat cerita gue sebenernya pengen  banget buat mampir ke Solo atau Semarang. Gue sangat penasaran dengan kota Semarang. Nggak tau kenapa. Dan, ya, gue nggak punya temen yang kuliah disana. Dan di Solo, temen gue lagi ada event kampus yang harus nginep selama kurang lebih empat hari. So, gue memilih Jogja.


No plan. Sendirian, meskipun emang sering sih gue travelling kemana-mana sendirian. Gue juga nggak bawa duit banyak-banyak. Seriusan. Gue bahkan cuma bawa duit nggak nyampe 200 ribu kesana. Gue sebenernya emang nggak niat buat main-main ke tempat yang mengharuskan buat bawa duit banyak sih. Cuma ke alun-alun kidul ngobrol sama temen gue sampe larut malem, pagiya ke Sunday Morning UGM, terus besoknya gue ke Tebing Breksi, belanja titipan kakak gue ke Pasar Bringharjo dan campus tour di UGM sampe abis maghrib. Besok paginya gue balik pagi jam setengah 8 naek Malioboro Express.
Melakukan sesuatu dengan spontan bisa aja menyenangkan. Well, mungkin karna melakukan sesuatu dengan spontan banyak melibatkan hati bukan pikiran. Mungkin karna kita fokus pada pengalamannya dan rasanya bukan karna hasilnya.
Sekali-kali emang butuh kok loncat dulu, mikir belakangan!

Cerita di Purbalingga? Nggak menarik banget sih. Tapi gue seneng. Banget. Bisa ketemu ponakan-ponakan gue. Dua cowok keren gue yang sangat gemesin. Kadang gue berfikir bagaimana mereka bisa tumbuh dewasa nantinya. Tetep keren? Pasti. Disukai banyak cewek? Yakin. Dan gue berfikir bagaimana kalo gue bisa di posisi seperti yang kakak gue sedang lakukan. Menjadi seoraang ibu. Kayaknya berat nggak sih? Haha

So, hari ini tepat hari ulang tahun gue.
Kepala dua.
20 tahun.
Really???
Gue udah setua itu ya? Haha
Gue bahkan kadang masih ingat gimana gue bisa eek di celana waktu TK. Atau gue yang nagisin banget kematian Goldy, ikan peliharaan gue tersayang. Lari-larian main kasti jaman SD. Jaman menghadapi cinta labil ala-ala ABG. Dan semua itu berlalu gitu aja.

Gue pernah denger kutipan di salah satu drama yang pernah gue lihat.
Katanya angka 9 itu angka yang sangat krusial bagi kehidupan manusia. Jika kamu ada di umur yang mengandung angka itu, akan banyak hal penting yang bakal kamu alami.
9 tahun, 19 tahun, 29 tahun, 39 tahun, 49 tahun, seterusnya sampai kamu nggak ketemu angka itu lagi.

Dan gue sangat syok ketika menghitung mundur apa yang terjadi sama gue diumur gue ke 9 tahun. Tepat pada tahun 2006. Nggak ada yang gue inget. Sama sekali. Gue Cuma inget kalo itu adalah tahun kakung gue meninggal. Itukah krisis yang gue alami waktu itu?
Dan ditahun ini? Selama gue berumur 19 tahun? Aku tidak merasa ada hal krusial yang terjadi pada gue. Alhamdulillah. Gue bersyukur mungkin nggak ada, atau gue yang nggak merasa kalo hal itu terjadi. Haha.

So,
Disini gue bakalan sedikit berjanji untuk bakal nulis blog ini saat gue ulang tahun.
Dan juga saat tahun baru.
Oke, setidaknya ada 2 tanggal penting dalam setahun gue ngisi blog ini, kalo misal gue bakal males banget nulis lho. Haha.

Dann,
Ulang tahun ya?
Nothing special. Even someone, or something.
Kalo menurut ramalan gue bakal ketemu cowok baru dan PDKT sama dia lhoo. Haha
Gue emang suka banget baca ramalan btw.
Tapi gue nggak percaya 100% kok.
Gue kadang jadiin mereka acuan positif supaya gue ada pegangan kalo gue mau lari kenceng ngejar suatu tujuan. Biar gue ada yang megang kalo misal mau jatuh.
Karna gue sadar,
gue nggak cukup kuat untuk sendirian.


0 komentar:

Posting Komentar

My Blog List

My Blog List